Membangun pribadi yang lebih baik
Membangun pribadi yang lebih baik memang bukan hal yang mudah
saudaraku, namun hal ini menjadi tanggung-jawab kita bersama. Semua orang haruslah
bangkit dan bersatu padu untuk melakukan sebuah gerakan dan tindakan dalam membangun
pribadi yang lebih baik. Semua itu tentu haruslah bermula dari semangat, visi
dan keteladanan yang ada pada dirimu saudaraku.
Al-Quran telah memberikan serangkain informasi dan petunjuk kepada
umat manusia tentang siapa saja dan bagaimana menjadi manusia yang dinamis guna
menggapai kesuksesan abadi menuju kemenangan hidup sejati.
“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman (yaitu)
orang-orang yang khuysuk dalam sholatnya dan orang-orang yang menjauhkan diri
dari yang tiada guna”
Maka pondasi utama sebagai modal dasar dalam membangun pribadi yang
lebih baik itu haruslah kamu memiliki ketajaman dalam membangun visi ke depan
tentang apa yang kamu akan capai saudaraku.
Saudariku … Disaat kamu
menginginkan masa depan, maka berfikirlah bahwa kamu telah berada di
masa depan yang kamu cita-citakan itu, karena semuanya berawal di dalam pikiran
kamu.
What do you want exactly? Apa yang betul-betul kita inginkan? Bagi
air akan senantiasa bergerak selama ada tujuan yang diberikan kepadanya. Apa
yang terjadi bila air tidak memiliki tujuan? Ia akan menggenang, menjadi keruh
dan berbau busuk. Tujuan yang jelas menciptakan gerakan, karena tujuan adalah
daya tarik yang sangat kuat.
Saudariku … tidak memiliki tujuan yang pasti dalam hidup, sama
seperti lari dalam lingkaran yang tak habis.
Saudaraku …
Dirimu akan lebih baik manakalah kamu mampu bersikap peka dalam
tujuan hidupmu, lalu kemudian kamu mampu bersikap istiqomah dalam menampilkan
kebiasaan terbaik yang mampu mengantarkan kamu sebagai pemimpin kehidupan, dan
kehidupanmu sebenarnya dapat dilihat pada sejauh mana peran yang kamu mainkan
di tengah-tengah kehidupanmu itu sendiri.
Dalam buku Akh. Muafik saleh telah menyebutkan tujuh kompetensi
langkah utama, atau sikap-sikap yang mestinya dimiliki dalam membangun
masing-masing kebiasaan yang dapat membuat dirimu lebih baik. in sha Allah.
1.
Ketajaman
visi
Penetapan visi atau tujuan, optimisme, perencanaan, pencapain misi,
motivasi, sukses masa depan
2.
Kompetensi
diri
Konsep diri, pusat kesadaran, focus dan kualitas diri.
3.
Hidup
efektif
Berfikir besar dan positif, komunikasi efektif, manajemen waktu,
amal yang mengandung prestasi, diam emas.
4.
Kepekaan
dan kepedulian sosial
Peka dan peduli, bersikap empati kepada orang lain, jeli dan
cermat.
5.
Perubahan
sosial
Semangat amar ma’ruf nahi mungkar, berani mengambil resiko,
memberikan teladan terbaik, prinsip inilah saatnya, istiqomah dalam perubahan.
6.
Bertindak
professional
Disiplin, sikap terpecaya, jujur dan terbuka, penuh tanggung jawab,
memiliki keterampilan manajemen.
7.
Puncak
kepemimpinan
Menjadi pribadi kharismatik, canggih dalam berinteraksi, tepat
dalam mengambil keputusan, mampu memotivasi, team work.
Saudaraku
…
Tidak ada yang mustahil di dunia ini
jika Allah menghendaki. Rendah hati boleh, namun jangan sampai menurunkan
martabat diri. Tanamkan dalam hati kecilmu bahwasannya kamu bisa menjadi lebih
baik dari sebelumnya.
"إن الله لا يغير ما
بقوم حتى يغيرما بأنفسهم"
“Sesungguhnya
Allah tidak mengubah suatu kaum, sampai hambanya itu berusaha mengubahnya”
Tinggalkan masa lalu saudaraku, jangan habiskan waktumu karena
hanya sesali apa yang telah terjadi. Bangkitlah sekarang, dan jangan habiskan
waktumu karena hanya memikirkan apa yang akan kamu lakukan besok. Namun pikir
dan habiskanlah pekerjaanmu yang sekarang. Karena kamu yang dimasa akan datang,
kamu yang sekarang ini, dan kamu yang sekarang ini adalah kamu yang kemarin. So
… Life is choise saudaraku. Hidupmu adalah amanat dari sang pencipta, maka
pergunakanlah ia dengan sebaik mungkin, karena dirimulah juga yang akan
menolongmu di akhirat kelak jika dirimu adalah orang baik.
Saudaraku …
Betapa indahnya dan beruntungnnya jika dirimu adalah orang baik,
karena orang yang baik itu akan menjadi sosok pribadi yang sangat dirindukan. Dan
betapa beruntungnya jika dirimu memiliki kebiasaan yang baik, karena orang yang
memiliki kebiasaan baik akan selalu melahirkan suasana positif.
Semua orang akan mendekatimu, menyukaimu bahkan tidak sungkan untuk
meminta bantuanmu. Ingatlah saudaraku, mengalah itu bukan berarti kalah, namun
itu adalah sebuah kemenangan terbesar, mengapa demikian? Karena tidak semua
orang bisa melakukannya.
Maka dengan hal ini wahai saudaraku, tentu akan menjadi sumber motivasi
tersendiri dalam diri kita untuk mengerjakan tugas dengan lebih baik dan muncul
semangat sense of belonging, in sha Allah dengan izinnya.
So … jadilah pribadi yang baik! Baik kamu maupun aku.
Huallahua’lam
Penyusun: Ameliya Binti Yusuf

Tidak ada komentar:
Posting Komentar